___________________________

Linda Munjiyah, orangnya kalem, Sederhana, Cantik juga pastinya

Rabu, 20 Maret 2013

CONTOH MEMBUAT "LOGO" DENGAN Corel Draw

Pembuatan Logo

pembuatan logo dengan corel draw
Salah satu kegunaan dari Corel Draw adalah untuk membantu dalam pembuatan logo. Sebab dengan penggunaan Corel Draw maka pembuatan berbagai macam obyek, apalagi obyek yang rumit dan membutuhkan detail yang tinggi akan sangat terbantu. Selain kemudahan yang ditawarkan, pembutaan logo dengan alat bantu Corel Draw ini akan menghemat waktu. Setiap efek yang diperlukan untuk membuat logo sudah tersedia dan dapat ditemukan dalam program Corel Draw ini. Adanya fasilitas “import” yang dapat kita gunakan untuk
mengambil obyek dari luar kemudian memasukkannya sebagai bagian dari desain kita adalah hal lain yang memudahkan. Tentu saja ini lebih efisien daripada harus mengerjakannya secara manual.

Tips membuat logo menggunakan Corel Draw

Ada dua cara yang dapat dilakukan ketika kita hendak membuat logo menggunakan bantuan program Corel Draw. Cara ini sama-sama mudah digunakan, yang mana kelanjutannya tinggal selera dan kebutuhan yang kita miliki. Kedua hal inilah yang akan menentukan cara merancang pembutaan logo tersebut. Umumnya tidak semua desainer memiliki cara yang sama dalam berkarya, meskipun pada dasarnya hasil akhirnya bisa saja sama. Dua cara tersebut antara lain adalah:
  1. Menjiplak contoh logo. Cara ini dilakukan dengan memasukkan contoh logo ke dalam halaman Corel Draw. Jika contoh yang akan ditiru masih berupa hard-copy, maka dapat dimasukkan menjadi soft-copy dengan mesin scanner gambar. Selanjutnya anda tinggal meniru logo tersebut dengan mengikuti pol ayang ada. Selanjutnya jika anda sudah selesai membuat logo baru yang dibuat dengan Corel Draw tersebut, master logo yang ada bisa dihapus. Cara ini akan menghemat waktu karena tidak memerlukan kalkulasi dan pemikiran yang berat karena hanya mengikuti pola yang ada. Untuk menjadikan logo anda unik, anda dapat mengubahnya di beberapa bagian sehingga logo anda hanya menjadi mirip saja, bukan sama persis dengan logo sebelumnya. Semuanya kembali pada kreativitas anda masing-masing.
  2. Cara manual. Cara manual ini adalah cara yang paling rumit dan memakan banyak waktu. Umumnya cara ini adalah cara yang digunakan oleh desainer profesional dan terlatih baik. Caranya adalah dengan melihat contoh yang sudah tersedia lalu membuat konsep sendiri. Desain yang dibuat tidak mengikuti pola master. Cara ini lebih rumit karena perlu mengukur dan membutuhkan pemikiran untuk membuat masing-masing bagian dan detail-detailnya. Jika logo yang dibuat cukup rumit, maka akan membutuhkan waktu yang lama. Anda dapat menggunakan fasilitas “zoom” untuk memperbesar obyek yang kecil sehingga terlihat jelas dan bisa dikerjakan dengan baik. Meskipun rumit, tidak mudah dan memakan banyak waktu, namun logo yang dihasilkan bisa dipastikan sangat memuaskan dan orisinalitasnya terjaga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Hatur Nuhun....
Trimakasih atas Komentarnya........
Salam Sahabat dari LINDA.................